Ku belajar dalam arti sebuah Hidup untuk dipahami
Dan menerima kenyataan itu begitu pahit .
Ku ingat peristiwa itu 3 tahun yang lalu , ketika pertengkaran dan perceraian itu di mulai..
aku hanya bisa terdiam menangis dan meratapi nasib .
melihat ibuku yang terus terus an mengeluarkan air mata ..
kini seusai perceraian itu berakhir .. aku hanya bisa menjalani apa yang aku punya ..
Hidupku seperti kehilangan kedua Orang Tuaku ..
Ayah dan Ibuku .. mereka seakan Hilang dari hidupku .
Yang kuharapkan hanya ketulusan cinta dan sebuah kasih sayang dari Kedua Orang Tuaku..
Tapi aku selalu berdoa agar semuanya kembali seperti semula ..
Aku ingin mereka tau apa yang aku rasakan saat ini ..
Pernah ku tulis sebuah pesan untuk Ibuku :
Bu, aku ingin pulang aku ingin seperti teman teman ku punya orang tua dan diberi kasih sayang lebih ..
Tapi Ibuku menjawab :
Iya Ibu tau, tapi gimana sama adekmu yang mau lahir ini ..
Dan aku kemudian tidak membalasnya :
[termenung]
Kemudian Omku berbicara padaku :
Vivi, nasibmu kok melas temen se..
Aku termenung
Kemudian Ayahku berbicara “Vivi… yang sabar ya banyak berdoa”
Ada pepatah yang mengatakan bahwa kasih sayang Orang Tua sepanjang masa …
Tapi aku merasakannya berbeda , aku merasa aku bahwa aku sudah tidak punya kedua orang tua..
Dan aku pun selalu memikirkan .. “Bagaimana jika ku MATI ? Apa yang terjadi pada orang tuaku?” apa mereka tidak sedih ? apa mereka akan kehilangan Senyum mereka ?
Aku tak tahu aku harus mengatakan apa ..
Tapi jika aku harus kehilangan mereka berdua .. aku pasti akan merasakannya ..
Tapi aku hanya butuh SATU !
AYAH ! IBU ! Aku ingin KASIH SAYANG dari kalian berdua .. AKU ingin seperti Teman teman ku , diperhatikan Orang Tuanya …
TAPI bila aku sudah tiada terlebih dahulu .. Aku ingin kalian merelakanku dan janganlah Kalian kehilangan senyum Kalian hanya karnaku ..
AKU SAYANG SAMA KALIAN ..
Tertanda : Alvirena Sifatul Lela
Tidak ada komentar:
Posting Komentar